Mengenal QUIC, protokol web dua arah tercepat 'masa depan'

QUIC, protokol web open source dua arah (Multiplex) modern super cepat terbaru Google

Seperti yang kamu tahu, baru-baru ini awal bulan April 2018 Internet Engineering Task Force (IETF) melakukan pembaharuan pada protokol TLS ke versi 1.3 setelah genap 10 tahun TLS 1.2 menjadi standar protokol kriptografi web yang dibuat diatas TCP.

Masih dibangun diatas sistem transmisi yang sama yaitu HTTP/2. QUIC (Quick UDP Internet Connections) adalah protokol web baru besutan Google untuk website yang dibuat diatas UDP.

Mulai dikembangkan dalam lingkup open source pada tahun 2012 oleh pakar Networking Google, Jim Roskind dan mulai dipublikasikan pada tahun 2013 sebagai protokol web experimental yang diperluas sebagai dari upaya untuk mengurangi latensi pemuatan laman website bila dibandingkan dengan TCP.

Konsep transmisi yang digunakan QUIC ini sekilas masih mirip dengan sistem koneksi melalui TCP, yaitu TCP+TLS+HTTP/2, namun bedanya QUIC dikembangkan diatas UDP, 


QUIC masih dibangun di sistem transmisi kriptografi yang sama seperti halnya TLS, namun bedanya QUIC dibangun diatas UDP

Terlihat dari gambar diatas, TCP digantikan oleh UDP dan dari bagian atas QUIC adalah HTTP/2 API yang lebih ringan untuk dimuat dalam berkomunikasi menggunakan remote servers, alasan utama mengapa HTTP/2 API lebih ringan dimuat karena pengelolaan sistem koneksi multiplex (dua arah) telah ditangani oleh QUIC, jadi yang kini tersisa hanyalah interpretasi dari protokol HTTP.

Mengapa Harus menggunakan QUIC?

Sebagai proyek sumber terbuka eksperimental, sayapun tak tahu secara pasti apa yang para developer Google lakukan dengan pengembangan protokol satu ini, mungkin mereka ingin memadukan kecepatan dan kemampuan protokol UDP dengan kehandalan performa TCP yang stabil.

Jika terbukti benar, bisa saja fitur utama QUIC dari sisi kecepatan dan ke efisiensian sumber daya dimigrasikan ke TCP dan TLS.

Tapi dilihat dari sisi routing, QUIC memang lebih efektif dalam pentrasnmisian data, baik itu dengan maupun tanpa adanya campur tangan dari TLS.

Akses QUIC dengan dan atau tanpa HTT

Berbeda dibandingkan dengan koneksi menggunakan UDP, akses dari TCP akan sedikit lebih rumit dan berbelit-belit, apalagi jika TCP tersebut diakses melalui TLS karena dalam kasus ini koneksi yang dibangun diatas TCP akan melakukan proses 3-way handshake, yang artinya akan ada transmisi pulang-pergi tambahan (paket jaringan yang dikirim secara bolak-balik)

Akses TCP menggunakan koneksi non HTTPS

Akses TCP menggunakan koneksi HTTPS


Dari ilustrasi diatas, terlihat jelas bahwa QUIC lebih unggul dalam sistem transmisi data karena proses pengiriman paket jaringan tidak memerlukan proses 3-way handshake.

Masih belum paham? , jadi intinya begini

  • Koneksi yang dimuat melalui QUIC cenderung lebih cepat, karena tidak memerlukan proses 3-way handshake (transmisi data bolak-balik yang umumnya dipakai pada TCP/TLS)
  • Sebagai proyek yang masih eksperimental, QUIC masih rentan dalam hal keamanan, ditambah protokol ini belum distandarisasi oleh IETF secara resmi, itu sebabnya kamu hanya akan menjumpai protokol ini pada ruang lingkup server Google saja, dan mungkin baru-baru ini hanya Litespeed yang mulai coba-coba untuk mengadopsi teknologi QUIC ini.

Comments